Cari di Sini

Kamis, 18 April 2013

Perundingan Perdagangan Bebas Australia-China Buntu


MELBOURNE- Perundingan perdagangan bebas antara Australia dan China mengalami kebuntuan karena Beijing bersikeras menghapus batas investasi untuk perusahaan milik negara.
Menteri Perdagangan Australia Craig Emerson mengungkapkan hal itu kemarin. Sejumlah diskusi telah dilakukan selama delapan tahun dalam 18 putaran perundingan. Namun kedua pihak gagal menyepakati hal itu. Emerson menyalahkan China atas kegagalan perundingan tersebut.

Dia mengatakan dalam sebuah forum di Melbourne bahwa Beijing meminta Australia mencabut batas pembelian aset oleh negara asing dari nol hingga 1 miliar dolar Australia. “Kami tidak dapat melakukan itu. Masyarakat tidak akan menerimanya. Chian mengatakan, pada tahap ini, tanpa negosiasi, Anda harus menerapkan dari nol hingga 1 miliar dolar Australia. Karena itulah kami mengalami kebuntuan,” tutur Emerson, dikutip AFP.

Investasi China merupakan isu sensitif di Australia. Apalagi perusahaan telekomunikasi China, Huawei, dilarang tahun lalu dengan alasan keamanan. Para politisi pedesaan Australia juga menolak menjual lahan tambang dan pertanian pada pihak asing. Perusahaan China sering menunjukkan ketertarikan membeli lahan tambang dan pertanian karena Negeri Panda itu hendak mengamankan suplai. (syarifudin)  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar