Cari di Sini

Rabu, 11 Januari 2012

Assad Kecam Konspirasi Asing

BEIRUT – Presiden Suriah Bashar al-Assad kemarin mengecam konspirasi asing berupaya mengacaukan stabilitas di negaranya. Assad menegaskan, prioritasnya untuk memulihkan ketertiban di negaranya hanya dapat tercapai dengan melawan teroris dengan tangan besi. “Konspirasi asing jelas terlihat oleh setiap orang. Pihakpihak tertentu di kawasan dan internasional berupaya mengacaukan negara kita,”papar Assad saat berpidato di Universitas Damaskus, dikutip Reuters. Assad menjelaskan, pasukan keamanan tidak mendapatkan perintah untuk menembak demonstran. “Tidak ada perintah dari level mana pun untuk menembak warga sipil.Menurut undang-undang, tidak seorang pun melepas tembakan api, kecuali untuk mempertahankan diri atau selama bentrok dengan orang bersenjata,”katanya. “Tidak ada toleransi terhadap terorisme atau terhadap mereka yang menggunakan senjata untuk membunuh,” tegas Assad,dikutip Reuters. Assad mengkritik Liga Arab yang mengeluarkan Suriah dari keanggotaan kelompok tersebut pada November, dan memberlakukan sanksi-sanksi pada Damaskus.“Kami terkejut Liga Arab tidak berdiri bersama Suriah,”tuturnya. Menurut Assad, negaranegara Arab yang melawan Suriah berada dalam tekanan asing yang merusak kedaulatan mereka.Namun,Assad mengatakan bahwa Damaskus tidak menutup pintu bagi solusi Liga Arab sepanjang itu menghormati kedaulatan Suriah. Assad menyesalkan berbagai kejadian selama 10 bulan terakhir. Bagi Assad, masa sekarang merupakan ujian serius bagi Suriah.Namun dia tetap mengungkapkan langkahlangkah reformasi untuk merespons kerusuhan di negaranya. “Kita harus mengaitkan apa yang terjadi sebelum krisis, setelah krisis, dan melakukan reformasi.Kita tidak boleh membangun reformasi kita pada krisis ini,”ungkapnya. Assad juga menyatakan tidak ada halangan bagi sistem multipartai. Dia menyambut ide memperluas pemerintahan dengan melibatkan seluruh kekuatan politik.Dia juga menjanjikan referendum untuk konstitusi baru akan digelar pada Maret mendatang. “Referendum pada Maret akan menjadi dasar bagi pemilu Mei atau Juni mendatang,”tuturnya. Suriah saat ini dipimpin oleh Partai Baath, yang didominasi keluarga Presiden Assad dan minoritas sekte Alawite yang berakar pada Syiah. Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyatakan lebih dari 5.000 orang tewas dalam kekerasan di Suriah.Otoritas Suriah menyatakan, teroris bersenjata yang didukung asing menewaskan 2.000 personel keamanan. syarifudin

Tidak ada komentar:

Posting Komentar